Workflow Pengadaan
Modul Pengadaan mengikuti alur sederhana dengan dua jenis status yang berjalan paralel: Status Paket dan Status Pelaksanaan.
Status Paket (Administratif)
┌──────────┐ ┌──────────┐
│ draft │ → │ terbit │
│ (susun) │ │ (umumkan)│
└──────────┘ └──────────┘
| Status | Kegiatan |
|---|---|
| Draft | Penyusunan paket, kelengkapan dokumen wajib |
| Terbit | Paket diterbitkan, dokumen pendukung dapat diakses publik/auditor |
Status Pelaksanaan (Kontrak)
┌──────────┐ ┌──────────┐
│ berjalan │ → │ selesai │
│ (proses) │ │ (arsip) │
└──────────┘ └──────────┘
| Status | Kegiatan |
|---|---|
| Berjalan | Pelaksanaan kontrak/proses pengadaan berlangsung |
| Selesai | Serah terima telah dilakukan, arsip final lengkap |
Transisi Status
Transisi dilakukan manual oleh admin:
- Draft → Terbit: Pastikan seluruh dokumen wajib terunggah sebelum menerbitkan
- Berjalan → Selesai: Ubah setelah serah terima dilakukan dan seluruh dokumen final (BAST, pembayaran) terunggah
⚠️ Peringatan: Jangan Terbitkan Paket Tidak Lengkap
Status
Terbitberarti paket dapat diakses publik. Menerbitkan paket dengan dokumen wajib yang belum lengkap merusak transparansi dan dapat menjadi temuan audit.
Checklist Sebelum Status Pelaksanaan Selesai
Sebelum menandai pelaksanaan sebagai Selesai, verifikasi:
- Kontrak final telah diunggah
- Berita Acara Serah Terima (BAST) telah diunggah
- Bukti pembayaran telah diunggah
- Laporan hasil kerja telah diunggah (bila ada)
- Seluruh dokumen
dipersyaratkanterisi - Tidak ada dokumen pending/draft tersisa
💡 Tip: Arsip Lengkap
Status
Selesaibukan akhir — ia adalah awal masa arsip. Pastikan seluruh dokumen (kontrak, berita acara, bukti pembayaran, dll.) terunggah ke paket. Arsip lengkap adalah bukti transparansi pengadaan yang dapat diaudit kapan saja.